Radang Gusi Gingivitis

Radang Gusi Gingivitis – Anak-anak belum dapat membersihkan gigi dan mulutnnya secara benar-benar bersih dan efisien. Pembersihan gigi pada anak-anak harus distimulasi atau dibangkitkan motivasinya, diawasi dan hasil akhirnya diamati apakah sudah benar-benar bersih atau belum agar tidak mengalami radang gusi gingivitis. Makanan yang lengket seperti cokelat pada daerah yang jauh lebih sulit dibersihkan. Gosokkan sikat gigi yang kasar (baik karena bulunya maupun tekanan yang terlalu keras ) dapat menghilangkan semangatnya untuk membersihkan gigi dengan baik. Pemakaian pewarna plak dapat meningkatkan motivasi anak terhadap pembersihan gigi dengan lebih baik lagi.

Radang Gusi Gingivitis

Radang Gusi Gingivitis

Penyakit Radang Gusi

Pembersihan gigi yang tidak sempurna dapat meningkatkan jumlah kuman. Kuman-kuman ini mengeluarkan racun yang merupakan iritan bagi tubuh. Apabila tubuh teriritasi secara alamiah tubuh akan membentuk pertahanan berupa reaksi radang, yakni kemerahan, membesar terasa sakit. Apabila proses ini terjadi pada gusi, radang  gusi pada anak ini disebut sebagai gingivitis. Gejala ginginvitis yang dirasakan anak adalah rasa tidak enak pada gusi, gusi bengkak dan merah serta menimbulkan bau mulut. Kekhawatiran gusi berdarah saat disikat bisa menyebabkan anak enggan menggosok giginya. Namun tetap pembersihan yang teratur, gingivitis justru akan lebih parah dan dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan penyangga gigi (jaringan periodontal) dibawah gusi disebut radang jaringan penyangga gigi (periodontitis). Radang gusi gingivitis bisa muncul karena plak dan kuman patogen, bisa juga diperparah dengan adanya karang gigi. Namun gingivitis adalah penyakit yang reversible, artinya apabila iritan local dihilangkan, gusi bersih kembali, gusi bisa sehat kembali seperti semula.

Radang gusi gingivitis adalah hilangnya aspek higienis dalam mulut menyebabkan akumulasi massa bakteri yang padat (plak gigi) disekeliling  daerah leher gigi pada pinggiran gingival (garis gusi). Apabila tidak dibersihkan, plak gigi ini akan mempercepat respons peradangan gingival, yaitu gingival tampak merah dan bengkaka, peradangan gingival spontan, dan bau mulut. Tingkar keparahan tanda-tanda klinis ini bervariasi. Gingivitis dapat bersifat local atau menyeluruh, gingivitis dapat sembuh bila cara-cara hygiene mulut yang cermat tetap tidak mampu mengatasi gingivitis, maka dokter gigi perlu mempertimbangkan masalah lain, karena gingivitis tersebut mungkin merupakan suatu komponen dari penyakit lain (misalnya leukemia nonlimfositik akut, penyakit diabetes mellitus, neutropenia, trombositopenia, skorbut dan perubahan hormone akibat pubertas serta kehamilan).

Beberapa hal yang menyebabkan gingivitis diantaranya kebersihan mulut yang buruk, pernumpukkan karang gigi (kalkulus/tartar), dan efek samping dari obat-obatan teretntu yang diminum secara rutin. Sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan secara seksama, dapat menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Apabila gusi Anda mudah terluka dan berdarag, ambillah daun bayam duri lalu bakar dan tumbuk hingga halus menjadi seperti bubuk. Setelah itu oleskan pada bagian yang terluka dan berdarah.

 Cara Mengatasi Radang Gusi

Hal yang harus diatasi dari penyakit radang gusi adalah keadaan medis yang bisa mengakibatkan atau membuat radang gusi menjadi semakin parah. Jika penyebab dari radang gusi adalah karena mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu, maka pertubuhan dari gusi yang terjadi secara berlebihan harus segera diangkat dengan melakukan tekni pembedahan. Dan jika disebabkan karena kurangnya mengonsumsi vitamin C dan kurang asupan niasin, maka biasanya cara mengatasinya adalah dengan menambahkan asupan vitamin.

Untuk kasus penyakit gingitivis herpektik akut yang biasanya akan mengalami perbaikan tanpa melakukan suatu pengobata selama 2 minggu. Jika diberikan obat kumur dengan anestetik untuk membantu mengurangi ketidaknyamananan yang muncul disaat si penderita sedang makan atau juga saat sedang minum. Untuk kasus penyakit tumor kehamilan biasanya harus diangkat lewat tindakan operasi atau pembedahan. Namun penyakit tumor ini biasanya bayak tumbuh kembali selama kehamilan masih terjadi. Untuk kasus penyakit radang gusi dekuamativa biasanya akan diberikan terapi sulih hormon. Pilihan dari pengobatan yang lain adalah dengan obat radang gusi jenis tablet kortikosteroid atau penggunaan salep yang mengandung kortikosteroid yang bisa dileskan langsung ke daerah gusi. Dan mencegah terjadinya pendarahan misalnya pada penyakit leukemia, maka sebaiknya lakukan pembersihan gisi namun jangan menggunakan sikat gigi, namun caranya dilakukan dengan menggunakan bantalan atau juga dengan menggunakan busa. Obat kumur jenis klorheksidin biasanya juga bisa diberikan untuk membantu mengontrol plak dan juga mencegah terjadinya infeksi mulut.

Pada kasus penyakit perikoronitis, sisa makanan dan juga bakteri yang terletal pada bawah lipatan gusi harus segera dibersihkan. Anda bisa membersihkannya dengan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi. Jika rontgent menunjukkan jika bagian gigi geraham yang bawah tidak mungkin bisa tumbuh dengan lebih sempurna, maka pada bagian gigi geraham atas akan dicabut dan kemudian akan diberikan dengan obat antibiotik untuk beberapa hari sebelum bagian gigi geraham bawah kemudian dicabut juga.

Hal yang harus dilakukan adalah dengan cara merawat kesehatan gigi dengan baik dalam mencegah terjadinya gangguan sakit gigi, radang gusi dan yang lainnya. Lakukan cara dibawah ini :

  1. Menyikat gigi dengan teratur dan baik
  2. Memeriksakan diri anda ke dokter gigi paling tidak selama 6 bulan atau juga 3 bulan sekali jika memang memungkinkan untuk dilakukan.
  3. Berkumurlah dengan menggunakan obat kumur jika Anda selesai menyikat gigi dalam membantu membuat nafas Anda menjadi lebih segar.

Radang Gusi Gingivitis


=====================================

>>> Obat Kumur Herbal Untuk Mencegah Sakit Gigi, Gigi Berlubang, Radang Gusi, Bau Mulut dan Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Radang Gusi and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *