Gejala Penyakit Radang Gusi

Gejala Penyakit Radang Gusi – Penyakit radang gusi adalah salah satu penyakit yang ditandai dengan gejala penyakit radang gusi dengan pembengkakan atau gusi yang mengalami peradangan. Penyakit radang gusi ini merupakan salah satu bentuk awal dari terjadinya kerusakan di jaringan pendukung gigi, misalnya adalah gusi, periodontal dan juga tulang gigi. Penyakit radang gusi ini bisa disebabkan karena plak yang menumpuk. Plak yang berasal dari sisa-sisa makanan mengandung bakteri, lendir dan juga virus lainnya yang bisa merusak gusi.

Penyakit Radang Gusi

Gejala penyakit radang gusi ditandai dengan gusi yang membengkak dengan warna kemerahan dan juga agak mengilap, kemudian gusi akan terasa sakit dan nyeri . Cara mengatasi penyakit radang gusi bisa dilakukan dengan cara alami misalnya adalah dengan biji cengkeh. Caranya adalah dengan meletakkan sebiji cengkeh pada gigi yang bengkak dan kemudian dihisap sebagai obat pereda nyeri yang alami. Atau jika radang gusi tidak juga berkurang keparahannya maka segeralah pergi ke dokter.

Gejala Penyakit Radang Gusi

Gejala Penyakit Radang Gusi

Gejala penyakit radang gusi yang biasanya dirasakan oleh anak-anak hampir sama seperti orang dewasa. Gusi mereka akan memerah dan bengkak dan bisa menimbulkan bau mulut. Hal ini bisa menyebabkan anak menjadi malas untuk menggosok dan menyikat gigi. Penumpukan plak yang terjadi di mulut bisa menyebabkan keparahan yang lebih pada gusi mereka.

Kebanyakan orang menganggap bahwa radang gusi yang terjadi biasanya berhubungan dengan sakit gigi. Namun, radang gusi merupakan salah satu bentuk dari infeksi yang terjadi lebih serius. Penyebab dari radang gusi terjadi bisa diakibatkan karena plak yang menumpuk. Selain itu, zat lengket yang campuran yang berasal dari bakteri, ludah atau juga dari sisa makanan. Dan jika tidak segera dibersihkan, maka timbunan dari plak tadi akan membentuk suatu karang gigi.

Dan pembentukan dari plak serta karang gigi kemudian akan mendorong gusi, dan setelah itu akan membentuk suatu kantung sebagai tempat dari bakteri dalam melakukan perkembang biakan. Bakteri yang bisa mengeluarkan racun yang akan membuat gusi mengalami infeksi, pembengkakan dan juga menjadi lembek. Bakteri yang berasal dari gusi yang mengalami peradangan tadi akan masuk ke dalam aliran darah, kemudian hal ini akan menimbulkan rasa sakit atau juga akan membuat keadaan semakin memburuk.

Hubungan dari radang gusi dengan penyakit jantung dan terjadinya penyakit paru-paru obstruktif kronis sudah terbukti helas. Bakteri yang berasal dari gusi biasanya akan mengalir lewat darah yang tersangkut di dalam katup jantung. Dan kemudian lama kelamaan jantung akan mengalami infeksi. Selain itu juga, bakteri juga bisa saja masuk lewat ke par lewat ludah atau juga pada udara dan juga bisa menimbulkan infeksi pada daerah paru-paru.

Resiko dari terjadinya penyakit radang gusi dan juga pada radang periodental yang mengalami peningkatan dari terjadinya adanya suatu pemicu yang lain.  Misalnya penyebabnya adalah seperti rokok, faktor genetik, kehamilan, dan perubahan hormon, stress, serta akibat kekurangan vitamin C dan kurang mengonsumsi kalsium. Untuk membantu membersihkan daerah radang gusi, maka sangat dianjurkan sekali dalam menggosok gigi setelah Anda menyantap makanan dan sebelum Anda tidur. Anda juga harus membersihkan daerah sela gigi dan membersihkannnya dengan menggunakan benang gigi dental floss setidaknya dilakukan sekali dalam sehari. Selain itu, penggunaan dari pasta gigi antiplak dan jga antitartar atau juga karang gigi yang biasanya sangat dianjurkan sekali dalam meningkatkan perlindungan untuk gigi.

Penyebab Radang Gusi

Kurangnya asupan makanan yang mengandung vitamin C maka bisa memicu terjadinya penyakit radang gusi. Dimaan radang gusi dan dan gusi berdarah. Kekurangan dari asupan niasin juga bisa membuat terjadinya peradangan dan juga pendarahan pada daerag gusi, serta bisa membuat infeksi bau mulut menjadi semakin lebih mudah. Untuk wanita yang sedang hamil, biasanya radang gusi akan menjadi semakin memburuk lagi. Hal ini disebabkan karena terjadinya suatu perubahan secara hormonal. Dan keadaan yang seperti ini biasanya didukung karena kurang dalam menjaga dan memelihara kebersihan mulut karena biasanya wanita yang sedang hamil merasakan mual pada pagi hari.

Selama masa kehamilan mereka, iritasi ringan yang terjadi biasanya yang paling sering adalah seperti terjadinya pembentukan pada karang gigi dan bisa mengakibatkan terjadinya pertumbuhan menjadi berlebihan dibagian jaringan gusi yang lebih mirip dengan benjolan. Keadaan yang seperti ini biasanya disebut dengan penyakit tumor kehamilan. Jika mengalami luka disaat sedang makan, maka jaringan gusi yang mengalami pembengkakan ini dengan mudah bisa mengalami suatu pendarahan.

Penyakit radang gusi atau gingitivis deskuamativa adalah salah satu kondisi tersering yang kasusnya banyak ditemukan untuk wanita pasca menopause. Dan lapisan dari gusi yang paling luar biasanya terpisah dari jariingan yang ada dibawahnya. Kemudian gusi tadi akan menjadi semakin longgar lagi sehingga lapisan bagian luarnya bisa digerakkan dengan menggunakan kapas lidi.


=====================================

>>> Obat Kumur Herbal Untuk Mencegah Sakit Gigi, Gigi Berlubang, Radang Gusi, Bau Mulut dan Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Radang Gusi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *