Gejala Penyakit Radang Gusi

Penyakit radang gusi adalah salah satu penyakit yang ditandai dengan gejala penyakit radang gusi dengan pembengkakan atau gusi yang mengalami peradangan. Penyakit radang gusi ini merupakan salah satu bentuk awal dari terjadinya kerusakan di jaringan pendukung gigi, misalnya adalah gusi, periodontal dan juga tulang gigi. Penyakit radang gusi ini bisa disebabkan karena plak yang menumpuk. Plak yang berasal dari sisa-sisa makanan mengandung bakteri, lendir dan juga virus lainnya yang bisa merusak gusi.

Gejala penyakit radang gusi ditandai dengan gusi yang membengkak dengan warna kemerahan dan juga agak mengilap, kemudian gusi akan terasa sakit dan nyeri. Cara mengatasi penyakit radang gusi bisa dilakukan dengan cara alami misalnya adalah dengan biji cengkeh. Caranya adalah dengan meletakkan sebiji cengkeh pada gigi yang bengkak dan kemudian dihisap sebagai obat pereda nyeri yang alami. Atau jika radang gusi tidak juga berkurang keparahannya maka segeralah pergi ke dokter.

Gejala penyakit radang gusi yang biasanya dirasakan oleh anak-anak hampir sama seperti orang dewasa. Gusi mereka akan memerah dan bengkak dan bisa menimbulkan bau mulut. Hal ini bisa menyebabkan anak menjadi malas untuk menggosok dan menyikat gigi. Penumpukan plak yang terjadi di mulut bisa menyebabkan keparahan yang lebih pada gusi mereka.

Lalu bagaimana cara mengatasi penyakt radang gusi ini? Cara mengatasi penyakit radang gusi ini adalah dengan kulit andong seckupnya saja. Kemudian garam secukupnya. Cara membuatnya adalah dengan mencuci kulit andong terlebih dahulu, setelah itu dikikis dan diberikan sedikit gara. Oleskanlah ramuan tersebut pada bagian gusi yang sakit.

Cara mengobati penyakit radang gusi lainnya adalah dengan kronkot 200 gram dan air 3 gelas. Cara memakainya adalah mencuci terlebih dahulu kulit krokot, kemudian rebuslah ke dalam 3 gelas air hingga yang tersisa hanyalah 1 gelas. Jika sudah dingin, air ramuan ini diminum sekaligus.

Posted in Radang Gusi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Radang Gusi Gingivitis

Anak-anak belum dapat membersihkan gigi dan mulutnnya secara benar-benar bersih dan efisien. Pembersihan gigi pada anak-anak harus distimulasi atau dibangkitkan motivasinya, diawasi dan hasil akhirnya diamati apakah sudah benar-benar bersih atau belum agar tidak mengalami radang gusi gingivitis. Makanan yang lengket seperti cokelat pada daerah yang jauh lebih sulit dibersihkan. Gosokkan sikat gigi yang kasar (baik karena bulunya maupun tekanan yang terlalu keras ) dapat menghilangkan semangatnya untuk membersihkan gigi dengan baik. Pemakaian pewarna plak dapat meningkatkan motivasi anak terhadap pembersihan gigi dengan lebih baik lagi.

Pembersihan gigi yang tidak sempurna dapat meningkatkan jumlah kuman. Kuman-kuman ini mengeluarkan racun yang merupakan iritan bagi tubuh. Apabila tubuh teriritasi secara alamiah tubuh akan membentuk pertahanan berupa reaksi radang, yakni kemerahan, membesar terasa sakit. Apabila proses ini terjadi pada gusi, radang  gusi pada anak ini disebut sebagai gingivitis. Gejala ginginvitis yang dirasakan anak adalah rasa tidak enak pada gusi, gusi bengkak dan merah serta menimbulkan bau mulut. Kekhawatiran gusi berdarah saat disikat bisa menyebabkan anak enggan menggosok giginya. Namun tetap pembersihan yang teratur, gingivitis justru akan lebih parah dan dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan penyangga gigi (jaringan periodontal) dibawah gusi disebut radang jaringan penyangga gigi (periodontitis). Radang gusi gingivitis bisa muncul karena plak dan kuman patogen, bisa juga diperparah dengan adanya karang gigi. Namun gingivitis adalah penyakit yang reversible, artinya apabila iritan local dihilangkan, gusi bersih kembali, gusi bisa sehat kembali seperti semula.

Radang gusi gingivitis adalah hilangnya aspek higienis dalam mulut menyebabkan akumulasi massa bakteri yang padat (plak gigi) disekeliling  daerah leher gigi pada pinggiran gingival (garis gusi). Apabila tidak dibersihka, plak gigi ini akan mempercepat respons peradangan gingival, yaitu gingival tampak merah dan bengkaka, peradangan gingival spontan, dan bau mulut. Tingkar keparahan tanda-tanda klinis ini bervariasi. Gingivitis dapat bersifat local atau menyeluruh, gingivitis dapat sembuh bila cara-cara hygiene mulut yang cermat tetap tidak mampu mengatasi gingivitis, maka dokter gigi perlu mempertimbangkan masalah lain, karena gingivitis tersebut mungkin merupakan suatu komponen dari penyakit lain (misalnya leukemia nonlimfositik akut, diabetes mellitus, neutropenia, trombositopenia, skorbut dan perubahan hormone akibat pubertas serta kehamilan).

Beberapa hal yang menyebabkan gingivitis diantaranya kebersihan mulut yang buruk, pernumpukkan karang gigi (kalkulus/tartar), dan efek samping dari obat-obatan teretntu yang diminum secara rutin. Sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan secara seksama, dapat menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Apabila gusi Anda mudah terluka dan berdarag, ambillah daun bayam duri lalu bakar dan tumbuk hingga halus menjadi seperti bubuk. Setelah itu oleskan pada bagian yang terluka dan berdarah.

 

Posted in Radang Gusi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Radang Gusi Pada Anak

Anak-anak belum dapat membersihkan gigi dan mulutnya secara benar-benar bersih dan efisien. Pembersihan gigi pada anak-aak harus distimulasi atau dibangkitkan motivasinya, diawasi, dan hasil akhirnya diamati apakah sudah benar-bena bersih atau belum.

Pembersihan gigi yang tidak sempurna dapat meningkatkan jumlah kuman. Kuman-kuman ini mengeluarkan rcun yang merupakan iritan bagi tubuh. Apabila tubuh teriritasi, secara alamiah tubuh akan membentuk pertahanan berupa reaksi radang yakni kemerahan, membesar dan terasa sakit. Apabila proses ini terjadi pada gusi, radang ini disebut sebagai gingivitis.

Gambar : radang gusi pada anak yang ditandai dengan selaput gigi atau gusi yang kemerahan

Gejala gingivitis yang dirasakan anak adalah rasa tidak enak pada gusi, gusi bengkak dan merah serta menimbulkan bau mulut. Kekhawtiran gusi berdarah saat disikat bisa jadi menyebabkan anak enggan menggosok giginya. Peradangan pada gusi bisa timbul karena plak dan kuman patogen, bisa juga diperparah dengan adanya karang gigi.

Namun gingivitis atau radang gusi adalah penyakit yang reversibel artinya apabila iritan lokal dihilangkan, gusi bersih kembali, gusi bisa sehat kembali seperti semula.

Posted in Radang Gusi | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Gusi Sehat Dan Kuat

Lebih dari 25 juta anak dan 80% remaja diketahui sulit makan atau mengunyah. Penyebabnya tak lain karena menderita gangguan kerusakan ghigi dan gusi. Akibatnya anak cenderung memilih makanan yang kurang bergizi , hingga kecerdasannya terpengaruh.

Gusi dan jaringan tulang pendukung ibarat akar pohon yang menjaga agar posisi gigi tetap terjaga di rahang. Gusi rusak jika terlalu lama tertumpuk plak, atau banyak bakteri dan sisa makanan melekat di rongga mulut. Menurut penelitian, kurang Vitamin C dapat memicu kerusakan gusi, karena menyebabkann sistem kolagen (protein yang menyusun tubuh manusia) pada gusi tidak bisa melekat . akibatnya gusi mudah berdarah dan rentan terhadap bakteri.

Gusi bisa meradang disebut gingivitis ketika bakteri pada plak gigi mengiritasi gusi. Gingivitis yang tidak ditangani akan menjadi periodontitis (peradangan di jaringan penyangga gigi). Bakteri memproduksi racun yang dapat menghancurkan tulang dan jaringan pendukung gigi lainnya, menyebabkan gigi keropos dan tanggal.

Ketika anak menangis dan susah makan mungkin karena gusi meradang, bengkak, dan berdarah. Ditunjukan dengan gusi tampak merah, buka pink, dan gigi gampang digerakkan. Lebih lanjut dapat ditemui darah dibantal saat anak bangun tidur, terutama jika ia bernapas lewat mulut saat tidur. Implikasi lain dari peradangan gusi adalah bau mulut tidak sedap (halitosis), karena darah pada kantung gusi mengalami penguraian.

Gusi dan gigi merupakan satu kesatuan . Jika gusi sering bengkak berarti tanda bahwa ada didi yang tidak beres. gigi yang tidak beres mengindikasiada gangguan metabolisme yang tidak bagus.

Perlu cek laboratorium jika gusi sering bengkiak. gusi tidak bisa regenerasi, jadi harus dirawat. Kalau gusi yang bengkak disebelah belakang bsa berbahaya, karena kuman bisa ke jantung.

Mencegah radang gusi adalah dengan menjaga kebersihan mulut dan gigi. Biasakan menggososk gigi minimal 2 kali sehari. Pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Gosok gigi dimulai dari gusi ke arah gigi depan, dengan gerakan memutar atua bersudut 45 derajat.

Anak perlu sedini mungkin dikenalkan dan dibiasakan menyikat gigi, yakni ketika gigi mulai tumbuh lengkap. Biarkan anak memegang sikatnya dan ibu yang menggoyang tangannya menyikat gigi.

Pilih pasta dan sikat gigi khusus anak balita. Pilih pasta gigi yang tanpa detergen dan materialnya tergolong makanan atau food grade, dan gunakan air matang untuk berkumur. Jangan lupa cukupi asupan vitamin C dengan makan sayur dan buah segar seperti jeruk, apel, dan seledri.

Posted in Radang Gusi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Radang Gusi

Gingivitis atau peradangan pada gusi, masalah periodontal yang paling umum terjadi adalah penyakit peradangan reversibel yang dimulai pada sebagian besar anak-anak di usia sangat dini dan paling sering berkaitan dengan pembentukan plak gigi. Perubahan yang terjadi pada plak bakteri, baik jenis dan jumlah organisme, keduanya menyebabkan pelepasan berbagai eksotoksin destruktif, enzim-enzim, dan agens berbahaya lainnya. Organisme-organisme tersebut mengakibatkan reaksi peradangan pada jaringan gusi, menyebabkan gusi menjadi merah, bengkak, nyeri tekan dan mudah berdarah pada iritasi yang ringan.

Penanganan diarahkan pada pencegahan dengan menyikat gigi dan membersihkan sela gigi secara cermat, termasuk menggunakan zat flourida.

Penyebab

- Kesalahan pada waktu menyikat gigi. Deposit plak mengandung bakteri dan toksin yang menyebabkan gusi bengkak dan terinfeksi.

- Terlalu keras menyikat gigi

- Gusi yang teriritasi disebabkan oleh ketidaksempurnaan gigi, bagian tepi bergelombang, kotornya denture, bridge, dan crown.

- Nutrisi buruk, terutama pada defisiensi vitamin C dan vitamin B.

- Diabetes tidak terkontrol dan kehamilan, disebabkan oleh perubahan hormonal yang meningkatkan sensitivitas gusi

- Efek samping obat, seperti antikonvulsan (terutama fenitoin dan barbiturat)

Pengobatan

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- Daun picisan secukupnya

Cara Pemakaian :

- Cuci daun picisan sampai bersih
- Lalu kunyah daun picisan , biarkan menetap agak lama pada bagian gusi yang meradang
- Kemudian buang ampasnya
- Lakukan 4 kali sehari sampai sembuh

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- 5 butir biji jambu mede kering
- 1/4 sendok teh madu

Cara Pemakaian :

- Gongseng biji jambu mede kering sampai menguning
- Lalu giling sampai halus dan menjadi serbuk
- Ambil 1 sendok teh serbuk kacang mede tersebut
- Kemudian tambahkan madu, aduk sampai rata
- Setelah itu bubuhkan ramuan ini pada bagian gusi yang meradang

Posted in Radang Gusi | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Radang Gusi

Radang gusi atau gingivitis adalah peradangan gusi sehingga gusi menjadi merah dan membengkak, tampak mengkilap atau licin, dan cenderung mudah berdarah, terutama pada waktu menyikat gigi. Radang gusi berkepanjangan dan tidak dirawat dapat menyebar ke gigi dan mengakibatkan gigi lepas (tanggal)

Peradangan Pada Gusi

Penyebab

Penyebab terjadinya radang gusi adalah akibat dari plak (dental plaque) yang menumpuk pada leher gigi yang tidak dibersihkan. Iritan kimiawi yang dihasilkan plak memasuki gusi melalui lekukan dangkal yang terdapat pada perbatasan gusi dan gigi. Lama-kelamaan plak tersebut mengiritasi gusi sehingga terinfeksi dan mudah berdarah. Radang gusi juga dapat terjadi karena kekurangan vitamin C, tetapi jarang terjadi.

Gejala dan Tanda-Tanda

a. Gusi terasa sakit
b. Tampak merah
c. Bengkak
d. Mudah berdarah

Pencegahan

1. Rawat gigi dan gusi dengan menyikat bersih gigi 2 kali sehari sehingga tidak ada sisa makanan yang tertinggal
2. Bersihkan plak gigi pada dokter gigi

Pengobatan Herbal

1. Resep Pertama

Bahan-Bahan

- 10 lembar daun sirih
- 1 sdm garam

Cara Pemakaian :

- Daun sirih dicuci bersih
- Kemudian direbus dengan 800cc air
- Diamkan hingga mendidih dan tersisa setengahnya, lalu saring
- Gunakan airnya hangat-hangat untuk berkumur hingga mengenai seluruh gusi
- Lakukan secara teratur 5 kali sehari

2. Resep Kedua

Bahan-Bahan :

- 30 gram daun jambu biji
- 200 cc cuka beras putih

Cara Pemakaian :

- Cuci bersih semua bahan
- Lalu rebus dengan 400cc air hingga mendidih
- Setelah dingin kemudian di saring
- Gunakan untuk obat kumur
- Lakukan 5 kali sehari

Posted in Radang Gusi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Radang Gusi

Gusi yang mudah berdarah adalah salah satu dari sederet tanda-tanda radang gusi atau Gingivitis. Radang gusi atau dalam bahasa ilmiah di sebut dengan Gingivitis biasanya ditandai dengan gusi bengkak, warnanya merah terang, dan mudah berdarah akibat sentuhan ringan.

Gingivitis biasanya disebabkan oleh buruknya kebersihan mulut sehingga terbentuk plak atau karang gigi di bagian gigi yang berbatasan dengan tepi gusi. Plak dan karang gigi mengandung banyak bakteri yang akan menyebabkan infeksi pada gusi. Bila kebersihan mulut tidak diperbaiki, gingivitis akan bertambah parah dan berkembang menjadi periodontitis.

Gingivitis biasanya disebabkan oleh buruknya kebersihan mulut sehingga terbentuk plak atau karang gigi di bagian gigi yang berbatasan dengan tepi gusi. Plak dan karang gigi mengandung banyak bakteri yang akan menyebabkan infeksi pada gusi. Bila kebersihan mulut tidak diperbaiki, gingivitis akan bertambah parah dan berkembang menjadi periodontitis.

Radang Gusi

Tapi gingivitis juga dapat disebabkan oleh penyakit sistemik. Contohnya pada pasien penderita leukemia dan penyakit Wegner yang cenderung lebih mudah terkena gingivitis. Pada orang dengan diabetes atau HIV, adanya gangguan pada sistem imunitas (kekebalan tubuh) menyebabkan kurangnya kemampuan tubuh untuk melawan infeksi bakteri pada gusi.

Perubahan hormonal pada masa kehamilan, pubertas, dan pada terapi steroid juga menyebabkan gusi lebih rentan terhadap infeksi bakteri. Pemakaian obat-obatan pada pasien dengan tekanan darah tinggi dan paska transplantasi organ juga dapat menekan sistem imunitas sehingga infeksi pada gusi lebih mudah terjadi.

Gejala

Gusi tampak bengkak, kemerahan, lunak, dan mudah berdarah pada saat menyikat gigi atau penggunaan dental floss. Gingivitis juga dapat menyebabkan bau mulut (halitosis).

Pengobatan Radang Gusi

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- Daun bayam duri secukupnya

Cara Pemakaian :

- Daun bayam duri di cuci bersih lalu dibakar
- Kemudian tumbuk hingga halus menjadi seperti bubuk
- Lalu oleskan pada gusi yang sakit

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- Kulit batang tanaman andong secukupnya
- 1/2 sendok teh garam

Cara Pemakaian :

- Kikis kulit batang tanaman andong
- Lalu dicuci bersih
- Kemudian tambahkan 1/2 sendok teh garam
- Setelah itu oleskan ke gusi yang sakit

Posted in Radang Gusi | Tagged , , , , , | Leave a comment